Satu hal yang kurang saya sukai adalah menyerah. Sering kali saya melihat banyak orang yang menyerah, baik dalam sekolah, bekerja, berolah raga, dan kegiatan lainnya. Misalnya, ketika kita berolah raga (katakanlah bertanding sepak bola) ada yang menyerah ketika sudah ketinggalan nilai. Padahal sebetulnya masih ada waktu untuk menyamakan kedudukan atau bahkan melampaui.

Saya juga curiga kalau orang sering menyerah di satu bidang, mungkin di bidang lain juga menyerah. Kalau ini terjadi pada pekerjaan, wah, repot juga.